GDM Black BOS, “Dokter” Spesialis Tanah GDM

GDM Black BOS, “Dokter” Spesialis Tanah GDM

Melihat hamparan sawah dan tambak di kanan-kiri jalan yang kita lewati tentu sangat menyenangkan ya? mulai sawah siap panen berwarna kuning keemasan, sawah pasca tanam dan berbagai macam fase disana akan kita temui. Terlebih jika melewati sentra pangan seperti daerah Ngawi, Lamongan dan Banyuwangi. Mata kita akan disuguhi pemandangan apik dan hijau segar sejauh mata memandang. Namun, tidak jarang juga kita akan disuguhi pemandangan yang membuat kita trenyuh, yaitu padi kerdil, gagal panen akibat serangan wereng, kresek atau potong leher.

Hal mendasar yang perlu kita cermati adalah kondisi tanah sebagai rumah tanaman. Kondisi tanah sangat mempengaruhi pertumbuhan tanaman padi. Bisa diibaratkan tanah adalah rumah, dan padi adalah penghuni rumah. Jika rumahnya (tanah) sehat tentu penghuninya (padi) akan sehat begitu juga sebaliknya. Tanah yang sehat akan menghasilkan tanaman yang sehat pula sehingga tidak memerlukan banyak pestisida dan pupuk kimia dalam perawatannya.

Dari ilustrasi singkat diatas, perlu kita pahami bahwa tanah mengandung bahan organik dan mikroorganisme tanah. Namun faktanya dilapangan, kondisi tanah sekarang adalah miskin bahan organik dan mikroorganisme sehingga petani akan menambahkan nutrisi berupa pupuk yang mengandung N, P, K tinggi.  Banyak petani lupa karena ingin mengejar warna hijau daun padi lalu menambahkan pupuk secara berlebihan alias overdosis. Efek jangka pendeknya memang kelihatan lebih cepat hijau  tetapi efek jangka panjangnya sudah mulai terlihat sekarang. Setiap musim tanam, kebutuhan pupuk justru semakin meningkat ditambah lagi dengan serangan hama penyakit padi yang semakin beragam. Dulu wereng, lalu terkena potong leher, lalu kresek dan yang paling ironis adalah biaya pestisda lebih tinggi dibanding pupuk.

Hal ini perlu segera ditangani dengan jalan “menyembuhkan” tanah yang sakit akibat overdosis pupuk kimia dan pestisida terutama herbisida. Apa yang bisa kita lakukan?? Hal dasar yang perlu kita “sembuhkan” adalah dengan memasukkan mikrooganisme berupa bakteri pengurai dalam tanah. GDM Black BOS hadir sebagai batalion bakteri yang siap “menyembuhkan” kondisi tanah yang sakit. Pasukan Micrococcus roseus membantu menggemburkan tanah Anda. Jika tanah gembur, akan memudahkan akar padi untuk menyerap nutrisi sehingga bisa dialirkan ke seluruh batang padi. Bacillus subtilis Black BOS akan menghasilkan berbagai macam antibiotik untuk mencegah penyakit seperti potong leher, kresek dan hama lainnya.

Dua pasukan Pseudomonas yaitu Pseudomonas alcaligenes dan Pseudomonas stutzeri akan membantu penyerapan dan pengikatan unsur N, P dan K dari udara dan tanah sehingga bisa dengan mudah diserap oleh tanaman. Dengan banyaknya pasukan yang bekerja akan mempercepat proses “penyembuhan” tanah. Di dalam tanah yang miskin bahan organik juga akan terjadi pengendapan sisa seperti akar jerami, gulma dan bahan organik lainnya. Kumpulan serasah tersebut tidak akan terurai dengan sempurna jika tidak ditambahkan pasukan pengurai bakteri. Disini peran pasukan pengurai bakteri stimulant menjadi penting sehingga menghindarkan tanah masam.

Seperti kita ketahui, musim tanam kedua, banyak lahan yang memiliki tingkat keasaman sangat tinggi sehingga tanaman mengalami kerdil. Salah satu contohnya adalah padi, padi kerdil tersebut disebabkan proses fermentasi sisa-sisa panen kurang sempurna.

Untuk mencegah hal itu, sebaiknya dilakukan aplikasi pasukan bakteri GDM Black BOS setelah olah lahan/bajak sawah dengan begitu proses fermentasi akan menjadi lebih cepat dan sempurna. Kombinasi Black BOS dan POC GDM Pangan hadir sebagai  paket hemat karena selain pupuk juga mengandung batalion bakteri yang siap berperang dalam tanah.

Kabar gembira lainnya adalah Black BOS mampu mendegradasi limbah berbahaya seperti logam berat timbal (Pb) dan Chromium (Cr) hingga 90% dalam waktu 3 bulan. GDM Black BOS adalah produk revolusioner di bidang pertanian, perikanan, perkebunan dan bioremediasi tanah.

Jika tanah sudah “sembuh”, mau ditanami padi, jagung, kedelai atau tanaman pangan lainnya akan mampu meningkatkan hasil panen, minim hama penyakit serta tentunya kualitas hasil panen juga akan meningkat.  Jadi sudah tidak perlu galau lagi dengan tanah sakit dan tanah keras akibat pupuk kimia.

 

Batalion bakteri GDM Black BOS siap bertarung untuk Anda

Konsultasi Seputar PUPUK Organik Cair GDM 0812 2400 2400